Kriptorkidisme

cryptorchidism

cryptorchidism

Kriptorkidisme – Kriptorkismus berasal dari kata cryptos (Yunani) yang berarti tersembunyi danorchis yang dalam bahasa latin disebut testis. Nama lain dari kriptorkismus adalah undescended testis(UDT), testis ektopik ataupun pseudo kriptorkismus. Testis yang berlokasi di luar jalur desensus yang normal disebut sebagai testis ektopik, sedangkan testis yang terletak tidak di dalam skrotum tetapi dapat didorong masuk ke dalam skrotum dan menaik lagi bila dilepaskan dinamakan pseudokriptorkismus atau testis retraktil.

Pengertian Kriptorkidisme/Kriptorkismus/Undescended testis adalah kegagalan satu atau kedua testis untuk turun ke dalam skrotum. Kriptorkidisme terdapat sejak lahir dan sering terjadi pada bayi yang lahir premature. Bagi sebagian besar bayi yang lahir dengan keadaan ini, testis akan turun sendiri dalam tahun pertama setelah lahir. Apabila tidak terjadi penurunan, maka testis akan tetap berada dalam lingkungan dengan suhu yang lebih tinggi daripada suhu optimum untuk spermatogenesis.

Kuantitas dan kualitas sperma dapat terganggu sehingga terjadi infertilitas. Kriptorkidisme berkaitan dengan peningkatan resiko gangguan reproduksi congenital lain yang mungkin secara terpisah mempengaruhi kesuburan. Fungsi seks pria dan karakteristik seks sekunder normal. Penyebab kriptorkidisme belum diketahui, tetapi mungkin berkaitan dengan keterlambatan perkembangan atau halangan mekanis bagi penurunan testis ( Elisabeth J. Corwin, 2009).

Kriptorkidisme adalah kegagalan dari satu atau kedua testis untuk turun dari rongga abdomen ke dalam skrotum pada waktu bayi. Hal tersebut dapat ditangani dengan pemberian hormon human chorionic gonadotropin untuk merangsang terstoteron. Jika belum turun juga, dilakukan pembedahan.

loading...
Kriptorkidisme | | 4.5