Morfologi Nyamuk


Morfologi Nyamuk

Morfologi Nyamuk

Morfologi Nyamuk  – Nyamuk adalah termasuk golongan serangga yang termasuk suku Culicidae, ordo Diptera yang berbentuk langsing, baik tubuhnya, sayap maupun proboscisnya. Proboscis adalah alat untuk menusuk dan mengisap cairan makanan atau darah. Nyamuk terdiri dari beberapa jenis

Morfologi Nyamuk

  • Ukuran tubuh berkisar 2mm – 19mm
  • Tubuh dapat dibedakan menjadi 3 bagian yaitu kepala,dada dan perut.
  • Kepala agak membulat dilengkapi alat-alat tubuh,meliputi: sepasang mata majemuk (compound eyes) tapi tak punya ocelli sepasang antena dengan bulu-bulu.plumose untuk jantan karena berbulu lebat dan pillose untuk betina karena jarang. Sepasang Palpus maxilaris (alat untuk identifikasi jenis nyamuk dan kelaminnya). Probosis dilengkapi mulut untuk menusuk dan menghisap cairan makanan atau darah.
  • Dada (thorax) terdiri dari 3 ruas / segmen yang dilengkapi : bagian dorsal thorax tertutup oleh scutum bagian mesothorax terdapar sepasang sayap dengan venesi,warna,dan sisik yang khas sehingga dapat untuk identifikasi. Bagian metathorax terdapat sepasang halter. Tiga pasang kaki pada setiap ruas. Pada batas metathorax dan abdomen terdapat scutelum.
  • Tubuh terdiri dari 10 segmen pada segmen ke-9 dan 10 dimodifikasi menjadi alat kelamin.2 caudal cerci pada betina dan hipopygium,sedangkan pada segmen 1-8 terdapat spirakel pada bagian dorsal (punggung yang berfungsi sebagai lubang hawa).
  • Vena sayap tersebar ke seluruh tubuh.

Morfologi nyamuk aedes aegypti

Nyamuk aedes aegypti mempunyai bentuk tubuh kecil dan dibagian abdomen terdapat bintik-bintik serta berwarna hitam.Hidup di air bersih serta ditempat-tempat lain yaitu kaleng-kaleng bekas yang bisa menampung air hujan.Penyebaran penyakitnya yaitu pagi atau sore .Penularan penyakit dengan cara membagi diri..Menyebabkan penyakit DBD.

Telur Aedes Aegypti diletakkan pada bagian yang berdekatan dengan permukaan air atau menempel pada permukaan benda yang terapung. Jentik nyamuk Aedes Aegypti memiliki rambut abdomen dan pada stadium ini jentik membentuk sudut dan terdapat alat untuk menghisap oksigen

Larva Aedes aegepty membentuk sudut dan terdapat alat untuk menghisap oksigen.Probosis Aedes lebih panjang daripada nyamuk lainnya. Pupa merupakan stadium terakhir dari nyamuk yang berada di dalam air. Pada stadium ini tidak memerlukan makanan dan terjadi pembentukan sayap sehingga dapat terbang. Stadium kepompong memakan waktu lebih kurang satu sampai dua hari. Pada fase ini nyamuk membutuhkan waktu 2-5 hari untuk menjadi nyamuk.

Nyamuk Aedes aegypti jantan hanya manghisap cairan tumbuh-tumbuhan atau sari bunga untuk keperluan hidupnya, sedangkan yang betina menghisap darah. Nyamuk betina lebih menyukai darah manusia daripada darah binatang

Morfologi Nyamuk Anopheles

Telur  nyamuk dewasa mampu menghasilkan 50-200 buah telur. Telur langsung diletakkan di air dan terpisah (tidak bergabung menjadi satu). Telur ini menetas dalam 2-3 hari (pada daerah beriklim dingin bisa menetas dalam 2-3 minggu).

Larva terbagi dalam 4 instar , dan salah satu ciri khas yang membedakan dengan larva nyamuk yang lain adalah posisi larva saat istirahat adalah sejajar di dengan permukaan perairan, karena mereka tidak mempunyai siphon (alat bantu pernafasan). Lama hidup kurang lebih 7 hari, dan hidup dengan memakan algae,bakteri dan mikroorganisme lainnya yang terdapat dipermukaan . Bentuk fase pupa adalah seperti koma, dan setelah beberapa hari pada bagian dorsal terbelah sebagai tempat keluar nyamuk dewasa.

Nyamuk dewasa mempunyai proboscis yang berfungsi untuk menghisap darah atau makanan lainnya (misal, nektar atau cairan lainnya sebagai sumber gula). Nyamuk jantan bisa hidup sampai dengan seminggu, sedangkan nyamuk betina bisa mencapai sebulan. Perkawinan terjadi setelah beberapa hari setelah menetas dan kebanyakan perkawinan terjadi disekitar rawa (breeding place)

Morfologi Nyamuk

Artikel Morfologi Nyamuk

Tags: , , , , , , , ,