Stretch Mark Pada Ibu Hamil

stretch mark pada ibu hamil

stretch mark pada ibu hamil

Stretch Mark Pada Ibu Hamil – Stretchmark atau selulit seringkali menjadi masalah bagi kaum perempuan. Perlu diketahui bahwa stretchmark bukan tanda penuaan. Secara medis memang tidak mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang, tetapi dari segi estestika akan membuat resah dengan munculnya stretchmark lebih dini. Strechmark sendiri merupakan kondisi dimana permukaan kulit terdapat guratan dan kerutan pada bagian jaringan penyangga terutama lapisan Dermis.

Pemicu stretchmark antara lain akibat peregangan berlebihan pada kulit dalam waktu yang cepat. Sebenarnya kolagen pada kulit sangat membantu elastisitas kulit untuk dapat mengimbangi peregangan yang terjadi. Namun pada kondisi tertentu stretchmark kerap muncul tanpa kita inginkan

Kehamilan merupakan salah satu pencetus timbulnya stretchmark akibat peregangan kulit pada daerah perut. Penggunaan obat-obatan yang mengandung steroid dan berdampak merusak kolagen juga dapat memicu munculnya stretchmark.  Selain itu, penyebab lainnya adalah kekurangan vitamin A, C, E, serta obesitas atau kenaikan berat badan secara berlebihan dalam waktu singkat.

Stretchmark dibedakan dua macam yakni stretchmark alba yang berwarna putih dan stretchmark rubra yang berwarna merah muda. Stretchmark terbentuk sejak masa kanak – kanak usia 5 tahun, pubertas hingga usia 50 tahun. Banyak para ibu hamil berpendapat keliru tentang stretchmark ini.

Rasa gatal pada permukaan kulit perut sebenarnya adalah awal gejala timbulnya strechmark, bukan sebaliknya bahwa akibat digaruk pada perut saat hamil maka timbul stretchmark. Namun tidak semua gejala gatal pada permukaan kulit tanda stretchmark, kondisi alergi dan  kelembaban permukaan kulit akibat keringat juga menjadi pemicu gatal pada ibu hamil.

loading...
Stretch Mark Pada Ibu Hamil | | 4.5